Selasa, 06 Mei 2008

To Kill a Mockingbird




Kau tidak akan pernah bisa memahami seseorang hingga kau melihat segala sesuatu dari sudut pandangnya...hingga kau menyusup ke balik kulitnya dan menjalani hidup dengan caranya.

-Harper Lee dalam To Kill a Mockingbird-


Buku yang berjudul To Kill a Mockingbird ini ditulis oleh Harper Lee pada tahun 196o, memenangkan penghargaan Pulitzer tahun 1961 dan diangkat ke layar lebar pada tahun 1962 oleh sutradara Robert Mulligan. Buku ini baru saja selesai saya baca tahun 2007 dengan penerbit Qanita tahun 2006 di Indonesia. Sebenarnya ada apa dengan buku ini? Apa yang istimewa dari buku yang bergenre drama keluarga ini?

Satu yang dapat saya katakan bahwa buku ini mengangkat tema tentang diskriminasi antara kulit hitam (nigger) dan kulit putih yang dominan pada sebuah county di Alabama bernama Maycomb. Penutur dalam cerita ini adalah seorang anak perempuan yang berumur delapan tahun bernama Jean Louise Finch atau Scout Finch. Mungkin alasan inilah yang membuat novel ini termasuk novel yang ringan walaupun tema yang dibahas termasuk berat.

Pada saat ayahnya, Atticus Finch seorang pengacara yang andal di Maycomb, membela seorang kulit hitam berbagai kecaman dan hinaan datang dari seluruh warga Maycomb. Meskipun banyak warga yang mencela keluarga mereka, namun Scout yakin ayahnya tidak akan melakukan sesuatu yang tidak diyakininya. Scout tahu bahwa ayahnya membela sesuatu yang benar, bahkan jika tak ada satu pun orang yang mendukung mereka.

Selain itu , novel ini juga menjelaskan bagaimana prasangka sering datang pada sebuah kelompok. Walaupun sebenarnya pandangan tersebut tidak benar, namun citra yang sudah terlanjur melekat sulit sekali dihilangkan. Seperti kata-kata Atticus di hadapan pengadilan saat dia menyimpulkan kasusnya.

"...telah hadir di hadapan Anda, Tuan-Tuan, di pengadilan ini, dengan keyakinan sinis bahwa kesaksian mereka tak akan diragukan, ikut bersama mereka dengan asumsi jahat bahwa semua orang Negro berbohong, semua orang Negro adalah makhluk yang pada dasarnya tidak bermoral ...., asumsi yang hanya dimiliki oleh otak sekaliber mereka..."

Buku debut Harper Lee ini meraih banyak pujian dan penghargaan. Termasuk 50 Buku yang harus dibaca sebelum mati versi majalah Bukune dan Novel Terbaik Sepanjang Masa versi Time Magazine.

0 komentar:

Posting Komentar