Rabu, 05 Oktober 2011

Characteristic of a Guy You Like?

Mungkin sewaktu muda, saat masih remaja dan berumur belasan tahun, kau pernah menyusun dengan rapi TIPE PRIA IDAMAN. Kau menyusunnya sungguh dengan cermat dan teliti, pelan-pelan. Kau menulisnya tentu tidak di sembarang tempat karena kau tidak ingin orang lain membacanya. Jika ingin membaginya, kau hanya memperlihatkannya pada sahabat-sahabatmu.

Lalu hidupmu berjalan. Penuh liku, penuh rasa, penuh kisah. Kau bertemu banyak orang, kau bertemu banyak tipe manusia, kau memahami banyak karakter orang. Lalu kemudian, kau mulai jatuh cinta.

Jatuh cinta yang benar-benar perih dan menyenangkan.

Kemudian kau mulai teringat lagi catatan yang pernah kau susun saat masih muda dulu. Kau mungkin sudah lupa tempat kau menuliskannya tapi walaupun sedikit, kau masih mengingatnya dengan jelas.

Dan kau lalu mendapati dirimu dalam keheranan yang absurd. Bagaimana tidak, poin-poin yang kau susun dengan rapi, poin per poin itu malah ingkar. Hanya satu dua poin saja yang setia konsisten. Hanya beberapa poin yang sesuai dengan kenyataan. Intinya, kau tidak benar-benar jatuh cinta dengan tipe pria yang kau rencanakan.

Kemudian kau sadar, kau tidak bisa mengatur dengan siapa dan dengan orang seperti apa kelak kau akan jatuh cinta. Seperti kau tidak bisa mengatur jodohmu kelak. Kau bisa memilih kau suka dengan ini, itu. Tapi perasaan yang murni dari dalam itu mungkin kemudian digerakkan oleh 'kekuatan lain', yang bahkan tak bisa dibaca oleh akal manusia.

Percayakah kau?


Love,
Sunshine

1 komentar:

  1. Yeah... ini terjadi kepadaku :) Dia sangat berbeda dari tipe lelaki idaman yang pernah kususun dahulu. Tapi aku bersyukur, dengannya semua terasa lengkap :)

    BalasHapus