Rabu, 02 Juni 2010

Hospitalized, Day 1

Guys,
ini belum cukup sehari saya di rawat inap di RS.Grestelina, tapi sudah cukup banyak yang mau saya tulis dari kemarin pagi hingga pagi ini.

Kemarin, 2 Juni kira-kira pukul sepuluh pagi, Mami Papi akhirnya memutuskan untuk membawa saya periksa ke dokter untuk kedua kalinya. Setelah berdebat cukup lama dan panjang dengan teriakan dan makian, akhirnya kami memutuskan ke RS. Grestelina. Kebetulan saat itu kami sedang berada di Jalan Boulevard.

Sampai disana, bagian CS nya merujuk kami agar segera ke UGD agar bisa ditangani oleh Dokter Umum nya. Kami pun akhirnya ke sana.

Dan saya pun ditangani dengan cepat. Seriously, guys. Saya pikir beginilah seharusnya seorang pasien ditangani. Gawat tidaknya atau parah tidaknya penyakitnya. Dan sepanjang apa yang saya amati, pasien-pasien berikutnya yang datang ditangani dengan baik oleh perawat dan dokter umum tadi.

Oke, pertama, tekanan darah dan suhu badan saya diukur. Kemudian infus dipasang. Lalu sample darah saya diambil. Kemudian ada suntik lain dialirkan ke infus. Tes antibiotik yang rasanya perih sekali. Lalu, tes jantung yang membuat saya merasa ditelanjangi. Lalu dr.Hans datang. Memeriksa saya. Me-stetoskop saya, kemudian mengetuk-ngetuk punggung saya. Dan kemudian menyuruh foto rontgen paru paru saya. Karena menurut dia, ada cairan di paru-paru kanan saya. Dan saya hanya tidak menyangka, cairan itupun akan dikeluarkan lima belas menit setelah saya selesai di rontgen.

And do you know how it feels, guys? I feel really hurt.

Tapi bagian menyenangkannya adalah Mami Papi mengambilkan saya kamar VIP! Alhamdulillah, jadi rasanya seperti kamar hotel saja. Bukan seperti kamar rumah sakit...hihihihi. Ndatau itu kalau saya keluar Mami Papi bayar berapa.

Oke. It's 5:22. And it's time to pray. Warni, yang mustinya temani ka, masih tidur sudah sahur tadi. It's Thursday now. And she's fasting.


God. Please. Saya mau sembuh. Beri ijin-Mu ya, Allah. Saya berjanji akan lebih mendengar semua yang Mami Papi bilang ke saya.
Amin.


Love,
Ri

P.S.
I just realized something. Why people think you are really sick when you get hospitalized? Family, friends come see you only when you get sick in hospital? Why they don't bother to even look at you when you get hurt at home in a week?

0 komentar:

Posting Komentar